Sekilas prinsip Kerja Cooling Tower


Prinsip Kerja Menara pendingin/Cooling Tower
Pada sistem menara pendingin,
perpindahan panas terjadi melalui kontak
langsung antara air yang mempunyai suhu lebih
tinggi ke udara yang mempunyai suhu lebih
rendah. Air akan memberikan panas laten dan
panas sensible ke udara sehingga suhu air akan
menjadi turun.
Udara yang digunakan sebagai media
pendingin dialirkan dari bawah ke atas,
berlawanan dengan arah aliran air, dengan
bantuan tarikan kipas melalui lubang aliran
udara. Air yang didinginkan mengalir dari atas
melalui pipa suplai utama dan kemudian
dipancarkan ke bawah lewat penghambur
(sprayfitting) dan sistem distribusi air.
Proses pendinginan terjadi dengan
pemindahan panas dari air ke udara selama
aliran menuju kolam. Dalam proses ini air
mengalir pada bagian konstruksi khusus
(honeycomb). Dengan bantuan kipas, uap panas
ditarik ke atas dan dilepas ke udara lingkungan,
setelah air mengalami proses penurunan
temperatur maka akan jatuh ke dalam kolam
yang terdapat pada bagian bawah menara
pendingin. Sehingga terjadi perubahan suhu air
seperti yang ditentukan dalam desain.
Menara pendingin yang di-operasikan
pada RSG-GAS berfungsi untuk memindahkan
panas dari pendingin sekunder ke udara
lingkungan (atmosfir). Karena panas yang
terbentuk sebagai hasil fisi dari bahan bakar
pada teras reaktor dapat merupakan potensi
bahaya, maka pengambilan panas dari reaktor
harus dapat dibuang secara optimal ke
udara/atmosfir oleh menara pendingin, maka
fungsi menara pendingin dalam hal ini menjadi
sangat penting pada proses operasi reaktor.
Panas yang terbentuk pada teras reaktor
dipindahkan melalui sirkuit pendingin primer
ke alat penukar panas. Pada penukar panas
terjadi pemindahan panas dari pendingin primer
ke pendingin sekunder. Pendingin primer yang
telah mengalami penurunan suhu dalirkan
kembali ke teras reaktor untuk pengambilan
panas berikutnya. Pendingin sekunder yang
telah menerima panas dari pendingin primer
dan telah mengalami kenaikan suhu, akhirnya
melepaskan atau membuang panas tersebut ke
udara melalui menara pendingin.
Pada persyaratan proses atau harga
disain, menara pendingin RSG-GAS dirancang
untuk beroperasi dengan temperatur air
pendingin sekunder masuk Tin sebesar 39,2oC
dan temperatur keluar menara Tout sebesar
32oC.[1]
Data desain
Jumlah unit sejajar : 2 × 50%
Kemapuan desain termal : 33.000 kw
Jumlah modul sejajar : 3
Jumlah modul total 1) : 6
Kemampuan termal per modul : 5500 kw
Buangan nominal per modul : 650 m3/h
Suhu inlet air : 39,2oc
Suhu outlet air : 32oc
Suhu bola air basah : 28oc
Pendekatan suhu dasar menara : 4oc
Kehilangan karena penguapan 2) : 50 m3/h
Kehilangan karena semburan 2) : 5 m3/h
Laju blow down 2) [kontinyu] : 20 m3/h

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s